Jumat, 11 November 2011

Buah Tin

Manfaat buah tin adalah daging buah dan biji yang berasa manis dan lembut di lidah. walau nikmat, rasa manis aroma dan kelembutannya terasa aneh bagi lidah orang asia. hal ini dikarenakan paduan rasa buah tin sulit ditemukan pada buah-buahan lainnya. Buah tin dapat dibuat manisan kering seperti kurma. Di negara asalnya Timur Tengah, buah tin dijual dalam bentuk manisan buah kering yang tidak kalah populer dengan kurma. Buah tin ternyata dapat juga dibuat sebagai sirup.
Menanam dan merawat buah tin : perawatan buah tin relatif gampang dapat ditanam dalam pot dengan menggunakan media campuran tanah, kompos/pupuk kandang, pasir dan sekam padi dengan perbandingan (1;2). untuk memperbanyak tanaman nya buah tin juga dapat dilakukan secara vegetatif dengan cara sistem cangkok, buah tin dapat diperbanyak dengan cara metode kultur jaringan yang menggunakan bioteknologi. Dengan cara ini sel tanaman diambil untuk ditumbuhkan menjadi bibit baru.

Tugas Cerita Dongeng


Aladin dan lampu ajaib
Sumber  : ceritaanak.org
Aladin adalah seorang laki-laki yang berasal dari Negara Persia. Dia tinggal berdua dengan ibunya. Mereka hidup dalam kesederhanaan. Hingga pada suatu hari ada seorang laki-laki yang datang kerumah Aladin. Laki-laki itu berkata kalau dia adalah saudara laki-laki almarhum bapaknya yang sudah lama merantau ke Negara tetangga. Aladin dan ibunya sangat senang sekali, karena ternyata mereka masih memiliki saudara.“Malang sekali nasibmu saudaraku”, kata laki-laki itu kepada aladin dan ibunya. “Yang penting kita masih bisa makan,paman”, jawab Aladin. Karena merasa prihatin dengan keadaan saudaranya tersebut, maka laki-laki itu bermaksud untuk mengajak Aladin ke luar kota. Dengan seijin ibunya,lalu Aladin mengikuti pamannya pergi ke luar kota.
Perjalanan yang mereka tempuh sangat jauh sekali, dan pamannya tidak mengijinkan Aladin untuk beristirahat. Saat Aladin meminta pamannya untuk berhenti sejenak, pamannya langsung memarahinya. Hingga akhirnya mereka sampai di suatu tempat di tengah hutan. Aladin lalu diperintahkan pamannya untuk mencari kayu bakar. “Nanti ya paman, Aladin mau istirahat dulu”, kata Aladin. Pamannya sangat marah setelah mendengar jawaban Aladin tersebut. “Berangkatlah sekarang, atau kusihir engkau menjadi katak”, teriak pamannya. Melihat pamannya sangat marah,lalu Aladin bergegas berangkat mencari kayu.
Setelah mendapatkan kayu, pamannya lalu membuat api dan mengucapkan mantera. Aladin sangat terkejut sekali, karena setelah pamannya membacakan mantera, tiba-tiba tanah menjadi retak dan membentuk lubang. Aladin mulai bertanya pada dirinya sendiri, “Apakah dia benar pamanku? Atau dia hanya seorang penyihir yang ingin memanfaatkan aku saja?”“Aladin, turunlah kamu kelubang itu. Ambilkan aku lampu antic di dasar gua itu”, suruh pamannya. “AKu takut paman”, kata Aladin. Pamannya lalu memberikan cincin kepada Aladin. “Pakailah ini, cincin ini akan melindungimu”, kata pamannya. Kemudian Aladin mulai turun kebawah.
Setelah sampai di bawah, Aladin sangat takjub dengan apa yang dia lihat. Di dasar gua tersebut Aladin menemukan pohon yang berbuahkan permata dan banyak sekali perhiasan. “Cepat kau bawa lampu antiknya padaku, Aladin. Jangan perdulikan yang lain”, teriak pamannya dari atas. Aladin lalu mengambil lampu antik itu, dan mulaimemanjat ke atas. Tetapi setelah hamper sampai di atas, Aladin melihat pintu gua sudah tertutup dan hanya terbuka sedikit. Aladin mulai berpikir kalau pamannya akan menjebaknya. “Cepat Aladin, lemparkan saja lampunya”, teriak pamannya. “Tidak, aku tidak akan memberikanlampu ini, sebelum aku sampai di atas”,jawab Aladin.
Setelah berdebat, paman Aladin menjadi tidak sabar dan akhirnya "Brak!" pintu lubang ditutup, dan pamannya meninggalkan Aladin terkurung di dalam lubang bawah tanah. Aladin menjadi sedih, dan duduk termenung. Kini dia tau kalau sebenarnya laki-laki tersebut bukanlah pamannya, dan dia hanya diperalat oleh laki-laki itu. Aladin lalubmencari segala cara supaya dapat keluar dari gua, tetapi usahanya selalu sia-sia. "Aku sangat lapar, dan ingin bertemu ibuku, ya Tuhan, tolonglah hambamu ini !", ucap Aladin.
Sambil berdoa, Aladin mengusap-usap lampu antik dan berpikir kenapa laki-laki penyihir itu ingin sekali memiliki lampu itu. Setelah digosok-gosok, tiba-tiba di sekelilingnya menjadi merah dan asap membumbung. Bersamaan dengan itu muncul seorang raksasa. Aladin sangat ketakutan. "Maafkan saya, karena telah mengagetkan Tuan", saya adalah Jin penunggu lampu. Apa perintah tuan padaku?”, kata raksasa "Oh, kalau begitu bawalah aku pulang kerumah." "Baik Tuan, naiklah kepunggungku, kita akan segera pergi dari sini", kata Jin lampu. Dalam waktu singkat, Aladin sudah sampai di depan rumahnya. "Kalau tuan memerlukan saya, panggillah saya dengan menggosok lampu itu".
Aladin menceritakan semua hal yang di alaminya kepada ibunya. "Mengapa penyihir itu menginginkan lampu kotor ini ya ?", kata Ibu Aladin. “Ini adalah lampu ajaib Bu!”, jawab Aladin. Karena ibunya tidak percaya, maka Aladin lalu menggosok lampu itu. Dan setelah Jin lampu keluar, Aladin meminta untuk disiapkan makanan yang enak-enak. Taklama kemudian ibunya terkejur,karena hidangan yang sangat lezat sudah tersedia di depan mata.
Demikian hari, bulan, tahunpun berganti, Aladin hidup bahagia dengan ibunya. Aladin sekarang sudah menjadi seorang pemuda. Suatu hari lewat seorang Putri Raja di depan rumahnya. Ia sangat terpesona dan merasa jatuh cinta kepada Putri Cantik itu.
 Aladin lalu menceritakan keinginannya kepada ibunya untuk memperistri putri raja. "Tenang Aladin, Ibu akan mengusahakannya". Ibu pergi ke istana raja dengan membawa permata-permata kepunyaan Aladin. "Baginda, ini adalah hadiah untuk Baginda dari anak laki-lakiku." Raja amat senang. "Wah..., anakmu pasti seorang pangeran yang tampan, besok aku akan datang ke Istana kalian dengan membawa serta putriku". Setelah tiba di rumah Ibu segera menggosok lampu dan meminta Jin lampu untuk membawakan sebuah istana. Aladin dan ibunya menunggu di atas bukit.
 Tak lama kemudian jin lampu datang dengan Istana megah di punggungnya. "Tuan, ini Istananya". Esok hari sang Raja dan putrinya datang berkunjung ke Istana Aladin yang sangat megah. "Maukah engkau menjadikan anakku sebagai istrimu ?", Tanya sang Raja. Aladin sangat gembira mendengarnya. Lalu mereka berdua melaksanakan pesta pernikahan.
Tidak disangka, ternyata si penyihir ternyata melihat semua kejadian itu melalui bola kristalnya. Ia lalu pergi ke tempat Aladin dan pura-pura menjadi seorang penjual lampu di depan Istana Aladin. Ia berteriak-teriak, "tukarkan lampu lama anda dengan lampu baru !". Sang permaisuri yang melihat lampu ajaib Aladin yang usang segera keluar dan menukarkannya dengan lampu baru. Segera si penyihir menggosok lampu itu dan memerintahkan jin lampu memboyong istana beserta isinya dan istri Aladin ke rumahnya.
Ketika Aladin pulang dari berkeliling, ia sangat terkejut karena istananya hilang. Aladin lalu teringat dengan cincin pemberian laki-laki penyihir. Digosoknya cincin tersebut, dan keluarlah Jin cincin. Aladin bertanya kepada Jin cincin tentang apa yang sudah terjadi dengan istananya.
 Jin Cincin kemudian menceritakan semuanya kepada Aladin. "Kalau begitu tolong bawakan istana dan istriku kembali lagi kepadaku”, seru Aladin. "Maaf Tuan, kekuatan saya tidaklah sebesar Jin lampu," kata Jin cincin. "Kalau begitu, Tolong Antarkan aku ke tempat penyihir itu. Aku akan ambil sendiri", seru Aladin. Sesampainya di Istana, Aladin menyelinap masuk mencari kamar tempat sang Putri dikurung. Putri lalu bilang kalau penyihir itu sedang tidur karena kebanyakan minum Bir. Setelah mengetahui kalau penyihir itu tidur, maka Aladin menyelinap ke dalam kamar laki-laki penyihir tersebut.
Setelah berhasil masuk dalam kamar, Aladin lalu mengambil lampu ajaibnya yang penyihir dan segera menggosoknya. "Singkirkan penjahat ini", seru Aladin kepada Jin lampu. Penyihir terbangun, lalu menyerang Aladin. Tetapi Jin lampu langsung membanting penyihir itu dan melemparkan ke luar istana. "Terima kasih Jin lampu, bawalah kami dan Istana ini kembali ke tempatnya semula". Sesampainya di Persia Aladin hidup bahagia. Ia mempergunakan sihir dari peri lampu untuk membantu orang-orang miskin dan kesusahan.

Kesimpulan :
Dari cerita dongeng Aladin dan Lampu Ajaib diatas yang mengandung dongeng ialah saat Aladin menggosok-gosokan lampunya keluarlah jin yang bertubuh besar dimana dapat mengabulkan semua permintaan yang diminta tuannya. Hal tersebut sangat mustahil dikehidupan sehari-hari.

Rabu, 09 November 2011

Kimia Buang Gas

1. Dari mana asal gas yang kita buang?
Dari gas dalam usus. gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari   darah, gas dari reaksi kimia, dan gas dalam bakteri dalam perut.
2. Apa komposisi gas tersebut ?
Makin banyak udara yang ditelan makin banyak kadar nitrogen dalam gas tersebut (oksigen dari udara terabsorsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). bakteri serta kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbon dioksida. bakteri juga menghasilkan metana dan hidrogen.
3. Kenapa gas yang kita buang berbau busuk?
Bau busuk disebabkan oleh kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. kedua senyawa ini mengandung sulfur. makin banyak kandungan sulfur dalam makanan kita, bakteri dalam perut pun makin banyak memproduksi sulfida dan merkaptan.

sumber : majalah muslimah

Kamis, 27 Oktober 2011

Tentang Coklat

Pohon coklat merupakan tumbuhan asli dari brazil dan pada umumnya ada di negara-negara tropis yang dekat dengan khatulistiwa. pengguna coklat pertama yang tercatat dalam sejarah yaitu suku indian Omlec Amerika Tengah, yang kemudian diikuti oleh suku inca. maya dan aztec.
Di Indonesia coklat pertama kali diperkenalkan di batavia alias jakarta pada awal abad ke-18 sekitar tahun 1780-1790, kemudian pada tahun 1822 coklat mulai diperkenalkan di Manado dan 1830 sudah tumbuh di ambon. Tahun 1867 di Halmahera dan pada tahun 1880 coklat dikembangkan oleh perusahaan swasta di pulau Bacan.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Pembelanjaan

Pembelanjaan adalah salah satu fungsi perubahan selain personalia , pemasaran dan produksi. pengertian pembelanjaan menurut Bambang Riyanto dalam dasar-dasar pembelanjaan perusahaan adalah suatu usaha menyangkut bagaimana mendapakan dana , bagaimana menggunakan dana dan bagaimana laba perusahaan akan didistribusikan.
Pembelanjaan perusahaan mmpunyai tujuan sebagai berikut :
1. mendapatkan atau menaikan tambahan dana perusahaan.
2. menggunakan dana secara efisien
3. mendistribusikan laba perusahaan kepada yang berhak.
Penggunaan dana dibagi atas 2:
1. penggunaan dalam jangka panjang
2. penggunaan dalam jangka pendek

Jumat, 21 Oktober 2011

Produksi

Produksi adalah kegiatan perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa dari bahan-bahan atau sumber faktor produksi dengan tujuan untuk dijual lagi.
Adapun proses menurut pembagiannya :
1. Sifat produksi
2. Tipe proses produksi
3. Berdasarkan manfaat yang diciptakan
4. Teknik prose produksi
Kegiatan produksi adalah salah satu bagian dari beberapa kegiatan perusahaan disamping kegiatan personalia, keuangan dan pemasaran.

Kamis, 13 Oktober 2011

Penawaran

Hukum penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa makin tinggi harga sesuatu barang, semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual. Sebaliknya makin rendah harga sesuatu barang semakin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan.
Kurva penawaran adalah suatu kurva yang menunjukan hubungan diantara harga sesuatu barang tersebut dengan jumlah barang yang ditawarkan.