Sabtu, 23 Maret 2013

TUGAS 2



Macam-macam Komunikasi

Komunikasi Menurut Cara Penyampaian :
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a.       Komunikasi lisan
-Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatatp muka, misalnya dialog 2 orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
-Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.
      b. Komunikasi tertulis.
- Yang dilaksanakan dalam bentuk suratdan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud tertentu.
- Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek.
- Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
- Gambar dan foto, karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
- Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang.

Komunikasi menurut perilaku dapat dibedakan menjadi :
  1. Komunikasi Formal
Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam sruktur organisasinya.
2.      Komunikasi Informal.
Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi.
Komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Komunikasi Internal.
Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
2.      Komunikasi Eksternal.
Komunikasi yang berlangsung antara organisasi kepada pihak masyarakat yang ada di luar organissi atau perusahaan tersebut.

Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
  • Eksposisi, pameran, promosi, publikasi, dan sebagainya.
  • Komperensi pers
  • Siaran televise, radio, dan sebagainnya.

Komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Komunikasi satu arah :Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja.
2.      Komunikasi dua arah.
Komunikasi yang bersifat timbale balik, dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feedbeck kepada komunikatornya.
3.      Komunikasi ke atas.
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
4.      Komunikasi ke bawah.
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
5.      Komunikasi kesamping.
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
1.      Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi trjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
2.      Komunikasi jaringan kerja lingkaran.
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran.
3.      Komunikasi jaringan bintang.
Komunikasi yang terjadi melalui satu sentral dan saluranya yang dilalui lebih pendek.

Komunikasi peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
  1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain.
Komunikasi yang terlaksana secara nonformal maupun informal.
  1. Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
Komunikasi yang terjadi karena individu yang dimaksudkan memiliki kemampuan yang tinggi.
  1. Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih.
Dalam komunikasi individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih.
Sumber Referensi :

TUGAS 1



Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah
  • Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
  • Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
  • Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
  • Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
  • Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
  • Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")
Komunikasi tatap muka adalah komunikasi langsung dimana komunikasi tersebut dilakukan oleh komunikan dan komunikator dengan ruang dan waktu yang sama. Kelebihan komunikasi tatap muka adalah:
·         1.      Komunikator dapat melihat langsung tanggapan komunikannya.
·         2.      Komunikan akan lebih memahami dan mendalami apa yang sedang dibicarakan.
·         3.      Keefektifan dan keefisienan dalam menyampaikan pesan persuasif untuk mengubah sikap, perilaku, pendapat seseorang.
·         4.      Tidak memerlukan biaya.
Sedangkan kekurangan dari komunikasi tatap muka adalah:
·         1.      Harus di dalam ruang dan waktu yang sama
·         2.      Komunikan dan komunikator terbatas

Jumat, 04 Januari 2013

Larva


Larva (Latin: larvae) adalah bentuk muda (juvenile) hewan yang perkembangannya melalui metamorfosis, seperti pada serangga dan amfibia. Bentuk larva dapat sangat berbeda dengan bentuk dewasanya, misalnya ulat dan kupu-kupu yang sangat berbeda bentuknya. Larva umumnya memiliki organ khusus yang tak terdapat pada bentuk dewasa dan juga tidak memiliki organ tertentu yang dimiliki pada bentuk dewasa. Suatu tahapan hidup disebut larva apabila dalam bentuk itu memiliki aktivitas yang tinggi (khususnya dalam bergerak dan mencari makanan).

Kelompok hewan yang memiliki tahap larva cukup luas, mencakup serangga, berbagai Porifera, ubur-ubur dan kerabatnya (Coelenterata), berbagai Crustacea, Echinodermata, dan amfibia. Beberapa ikan yang baru menetas dari telurnya juga disebut sebagai larva. Tidak semua serangga memiliki bentuk yang disebut larva, karena hanya mereka yang menempuh jalur metamorfosis penuh (holometabola) yang memiliki bentuk larva. Serangga yang yang hanya menjalani metamorfosis tidak penuh (hemimetabola) bentuk mudanya disebut nimfa (nympha).
Pada beberapa spesies, larvanya dapat mencapai pubertas dan tidak berkembang lebih lanjut menjadi bentuk dewasa. Kasus ini ditemukan pada beberapa newt, sebangsa amfibi sejenis salamander). Bentuk ini disebut neotoni.

Dalam bahasa sehari-hari, bentuk larva dikenal dalam berbagai nama. Larva serangga kelompok kupu-kupu dan ngengat dikenal luas sebagai ulat. Larva lalat dan beberapa kumbang dikenal sebagai bernga (berenga) atau belatung, namun larva lalat buah yang biasa ditemukan pada buah disebut sebagai "ulat" (buah) walaupun secara fisik lebih merupakan bernga (karena tidak berkaki). Larva kumbang besar (terutama Scaraboidea) dikenal sebagai uret. Ulat kayu yang dimakan orang atau untuk pakan burung timangan adalah juga uret. Larva nyamuk disebut jentik. Undur-undur lebih dikenal orang karena larvanya membangun struktur mirip corong terbalik di tanah pasiran untuk menjebak mangsanya. Larva udang dan krustasea lainnya dikenal dalam tiga tahapan: nauplius, zoea, dan mysis. Larva katak dan kodok dikenal sebagai berudu.
Larva dari berbagai hewan memiliki nilai ekonomi, terutama digunakan sebagai bahan pakan untuk hewan yang dipelihara. Uret kayu dan ulat hongkong dijual orang sebagai pakan burung timangan. Larva hewan air dijual sebagai pakan ikan akuarium. Benur (benih udang), secara salah kaprah disebut sebagai larva udang, diperdagangkan untuk ditebar di kolam pembesaran.
Larva dalam pertanian seringkali merupakan bentuk yang merugikan secara ekonomi karena daya makannya yang tinggi. Berbagai macam ulat merupakan hama penting pada tanaman pertanian. Sejumlah larva lalat memakan atau menggerek daun, buah, serta titik tumbuh batang sehingga menurunkan hasil dan kualitas produk. Uret adalah hama yang sulit diatasi karena memakan akar tumbuhan dari bawah permukaan tanah dan memiliki kemampuan jelajah yang tinggi.